Skala peta menunjukkan berapa kali jarak di peta lebih kecil dari jarak sebenarnya di lapangan. Skala inilah yang memungkinkan Anda mengetahui berapa kilometer jarak antara dua kota hanya dengan penggaris di tangan, tanpa harus keluar rumah. Kita akan membahas tiga jenis skala — numerik, verbal, dan grafis, belajar mengubah satu sama lain, menghitung jarak di peta, dan menentukan skala secara mandiri. Di akhir, ada pelatih interaktif dengan soal-soal.
Apa itu skala peta
Skala adalah perbandingan panjang segmen pada peta (atau denah) dengan panjang segmen yang sesuai di lapangan. Skala ditulis sebagai perbandingan dua angka: 1 : 200.000. Angka pertama selalu satu — ini adalah 1 cm di peta. Angka kedua, penyebut, menunjukkan berapa sentimeter di lapangan yang sesuai dengan satu sentimeter ini.
Skala 1 : 200.000 berarti semua jarak di peta diperkecil sebanyak 200.000 kali. Jadi, 1 cm di peta adalah 200.000 cm di lapangan, atau 2 km.
Kedua bagian perbandingan dinyatakan dalam satuan yang sama — dalam sentimeter, oleh karena itu skala tidak memiliki satuan pengukuran: penulisan «1 : 200.000 km» salah. Setiap peta, denah lokasi, gambar teknik, dan maket memiliki skala — skala tersebut ditandai di bagian bawah peta atau di legendanya.
Jenis Skala: Numerik, Verbal, dan Grafis
Skala yang sama ditulis dalam tiga cara — ketiganya berarti persis sama:
- Skala Numerik — perbandingan angka: 1 : 100.000. Penulisan universal, nyaman untuk perhitungan.
- Skala Verbal — dengan kata-kata: 1 cm — 1 km. Langsung terlihat berapa kilometer «termuat dalam satu sentimeter».
- Skala Grafis — penggaris skala di bawah peta dengan tanda-tanda yang diberi label. Jarak dibaca langsung darinya, tanpa perhitungan.
Untuk mengubah skala numerik menjadi verbal, penyebut dibagi 100 (akan menghasilkan meter) atau 100.000 (akan menghasilkan kilometer) — karena 1 m = 100 cm, dan 1 km = 100.000 cm. Kebalikannya, mengubah skala verbal menjadi numerik, dilakukan dengan cara yang sama sebaliknya: nilai dikonversi ke sentimeter dan ditempatkan di penyebut.
| Skala Numerik | Skala Verbal |
|---|---|
| 1 : 1001 cm = 100 cm | 1 m |
| 1 : 50001 cm = 5000 cm | 50 m |
| 1 : 25 0001 cm = 25 000 cm | 250 m |
| 1 : 100 0001 cm = 100 000 cm | 1 km |
| 1 : 200 0001 cm = 200 000 cm | 2 km |
| 1 : 1 000 0001 cm = 1 000 000 cm | 10 km |
Skala Grafis: Cara Mengukur Jarak Tanpa Perhitungan
Skala grafis adalah penggaris siap pakai yang digambar di bawah peta: tanda-tandanya sudah diberi label dalam meter atau kilometer, jadi Anda tidak perlu mengalikan atau membagi.
Cara menggunakannya:
- Ukur segmen di peta dengan jangka ukur atau tandai panjangnya di tepi selembar kertas.
- Letakkan segmen pada skala sehingga ujung kanan tepat pada tanda bilangan bulat.
- Ujung kiri akan berada pada tanda di sebelah kiri nol — tanda ini sengaja dibagi menjadi bagian-bagian kecil. Bagian ini digunakan untuk membaca sisa: ratusan meter.
- Jumlahkan tanda bilangan bulat dan sisanya — inilah jarak di lapangan.
Pada skala di bawah ini, ujung kanan segmen berada pada tanda '2', dan ujung kiri berada pada 400 m di sebelah kiri nol. Panjang segmen adalah 2 km + 400 m = 2,4 km.
Cara Menghitung Jarak di Peta dan Menentukan Skala
Hampir semua soal sekolah tentang skala adalah tiga operasi yang saling berkebalikan.
Jarak di Lapangan. Ukur segmen di peta dalam sentimeter dan kalikan dengan penyebut skala — Anda akan mendapatkan sentimeter di lapangan. Kemudian ubah ke meter (÷ 100) atau kilometer (÷ 100.000).
Skala Peta. Jika jarak sebenarnya dan panjang segmen di peta diketahui, ubah jarak ke sentimeter dan bagi dengan panjang segmen. Angka yang dihasilkan adalah penyebut skala.
Panjang Segmen di Peta. Ubah jarak di lapangan ke sentimeter dan bagi dengan penyebut skala.
Semua aritmatika didasarkan pada satu rantai satuan yang patut dihafal: 1 m = 100 cm, 1 km = 1000 m = 100.000 cm.
Skala Peta Besar dan Kecil
Di sinilah kesalahan paling sering terjadi. Aturannya sederhana: semakin besar penyebutnya, semakin kecil skalanya. Skala adalah pecahan 1/200.000, dan dari dua pecahan, yang lebih besar adalah yang penyebutnya lebih kecil.
- Skala Besar (1 : 5.000, 1 : 10.000) — penyebut kecil, perbesaran lemah. Gambaran detail: terlihat rumah dan jalan setapak terpisah, tetapi hanya sebagian kecil area yang muat di lembar. Ini digunakan untuk denah lokasi.
- Skala Kecil (1 : 10.000.000) — penyebut sangat besar, perbesaran kuat. Seluruh benua muat dalam satu lembar, tetapi detailnya hilang: hanya kota besar, sungai, dan sistem pegunungan yang tersisa.
Berdasarkan skala, peta dibagi menjadi skala besar (dari 1 : 10.000 hingga 1 : 200.000), skala sedang (dari 1 : 200.000 hingga 1 : 1.000.000), dan skala kecil (kurang dari 1 : 1.000.000). Denah lokasi selalu berskala lebih besar dari 1 : 10.000.
Contoh Penyelesaian Soal Skala
Contoh 1. Jarak di Peta → ke Lapangan
Soal. Skala peta 1 : 200.000. Jarak antara dua desa di peta adalah 3 cm. Berapa kilometer jaraknya di lapangan?
Langkah 1. Penyebut skala adalah 200.000. Jadi, 1 cm di peta = 200.000 cm di lapangan.
Langkah 2. Kalikan panjang segmen dengan penyebut: 3 × 200.000 = 600.000 cm.
Langkah 3. Ubah sentimeter ke meter: 600.000 ÷ 100 = 6.000 m.
Langkah 4. Ubah meter ke kilometer: 6.000 ÷ 1.000 = 6 km.
Jawaban: 6 km. Cara cepat: 600.000 ÷ 100.000 = 6 km, karena 1 km = 100.000 cm.
Contoh 2. Cara Menentukan Skala Peta
Soal. Diketahui jarak antar kota adalah 12 km, dan di peta jarak ini adalah 8 cm. Tentukan skala numerik peta.
Langkah 1. Ubah jarak sebenarnya ke sentimeter: 12 km × 100.000 = 1.200.000 cm.
Langkah 2. Bagi dengan panjang segmen di peta: 1.200.000 ÷ 8 = 150.000.
Langkah 3. Tulis jawaban dalam bentuk perbandingan: 1 : 150.000.
Pemeriksaan. Kebalikannya: 8 × 150.000 = 1.200.000 cm = 12 km. Cocok.
Jawaban: skala 1 : 150.000, skala verbal — 1 cm 1,5 km.
Contoh 3. Berapa Panjang Segmen di Peta
Soal. Skala denah 1 : 25.000. Berapa panjang segmen di peta yang mewakili jalan sepanjang 3 km?
Langkah 1. Ubah jarak ke sentimeter: 3 km × 100.000 = 300.000 cm.
Langkah 2. Bagi dengan penyebut skala: 300.000 ÷ 25.000 = 12 cm.
Pemeriksaan. 12 × 25.000 = 300.000 cm = 3 km. Cocok.
Jawaban: 12 cm. Perhatikan: di sini kita membagi, bukan mengalikan — soal ini kebalikan dari yang pertama.
Contoh 4. Mengubah Skala dari Satu Jenis ke Jenis Lain
Soal. Ubah skala 1 : 25.000 menjadi skala verbal, dan skala verbal «1 cm 500 m» menjadi skala numerik.
Numerik → Verbal. Penyebut 25.000 adalah sentimeter. Bagi dengan 100: 25.000 ÷ 100 = 250 m. Kita mendapatkan «1 cm — 250 m».
Verbal → Numerik. Ubah 500 m menjadi sentimeter: 500 × 100 = 50.000 cm. Tempatkan angka ini di penyebut: 1 : 50.000.
Tips. Jika penyebut dapat dibagi 100.000, jawabannya langsung dalam kilometer: 1 : 500.000 → 500.000 ÷ 100.000 = 5, yaitu «1 cm 5 km».
Kesalahan Umum Saat Bekerja dengan Skala
-
Menganggap 1 : 1.000.000 sebagai skala «besar», karena angkanya besar, dan 1 : 5.000 sebagai «kecil».
Sebaliknya. Skala adalah pecahan 1/1.000.000, dan semakin besar penyebutnya, semakin kecil pecahannya dan semakin kecil skalanya. 1 : 5.000 lebih besar dari 1 : 1.000.000, sebanyak dua ratus kali.
-
Kehilangan nol saat mengubah sentimeter ke kilometer: 600.000 cm ditulis sebagai 60 km atau 600 km.
Hafalkan rantai: 1 km = 1000 m = 100.000 cm. Anda harus membagi dengan 100.000, bukan 10.000 atau 1.000: 600.000 ÷ 100.000 = 6 km. Cara yang andal adalah menghitung dalam dua langkah: pertama ÷ 100 (meter), lalu ÷ 1000 (kilometer).
-
Dalam soal terbalik, mengalikan alih-alih membagi: untuk mencari panjang segmen di peta, kalikan jarak dengan penyebut.
Di peta semuanya diperkecil, jadi panjang segmen lebih pendek — tidak boleh dikalikan. Dari lapangan ke peta selalu dibagi dengan penyebut, dari peta ke lapangan — dikali. Pemeriksaan cepat: jawaban «panjang segmen di peta 400 cm» untuk 4 km jelas tidak masuk akal.
-
Menulis satuan pengukuran dalam skala: «1 : 100.000 km» atau «1 cm : 1 km».
Skala numerik adalah perbandingan besaran yang sejenis, oleh karena itu tidak memiliki satuan: benar «1 : 100.000». Dan penulisan dengan kata-kata adalah skala verbal, dan itu diformat secara berbeda: «1 cm — 1 km».
-
Sungai atau jalan yang berkelok-kelok diukur dengan penggaris secara garis lurus antara titik akhir.
Ini akan memberikan panjang garis lurus, bukan panjang rute. Garis melengkung diukur dengan kurvimeter, benang yang kemudian diluruskan dan diletakkan di penggaris, atau dibagi menjadi segmen garis lurus pendek dan panjangnya dijumlahkan — dan baru kemudian dikalikan dengan skala.
Pertanyaan dan Jawaban
Apa yang ditunjukkan oleh skala peta?
Skala menunjukkan berapa kali jarak di peta diperkecil dibandingkan dengan jarak sebenarnya di lapangan. Skala 1 : 200.000 berarti pengurangan 200.000 kali: satu sentimeter di peta sesuai dengan 200.000 cm, atau 2 km di lapangan.
Bagaimana cara menentukan skala peta jika tidak ditandai?
Anda perlu mengetahui setidaknya satu jarak nyata. Ukur segmen ini di peta dalam sentimeter, ubah jarak yang diketahui ke sentimeter (1 km = 100.000 cm) dan bagi satu sama lain. Misalnya, 20 km = 2.000.000 cm, segmen 8 cm: 2.000.000 ÷ 8 = 250.000, skala 1 : 250.000.
Skala mana yang lebih besar: 1 : 10.000 atau 1 : 100.000?
1 : 10.000 lebih besar, karena penyebutnya lebih kecil dan perbesarannya lebih lemah. Pada peta seperti itu, lebih banyak detail terlihat, tetapi wilayah yang lebih kecil muat. Aturannya sederhana: semakin besar penyebutnya, semakin kecil skalanya.
Berapa sentimeter dalam 1 kilometer?
Satu kilometer berisi 100.000 sentimeter: 1 km = 1000 m, dan 1 m = 100 cm, jadi 1000 × 100 = 100.000 cm. Itulah sebabnya skala 1 : 100.000 dibaca sebagai «1 cm — 1 km».
Apa perbedaan skala denah lokasi dengan skala peta?
Prinsipnya sama, hanya ukurannya yang berbeda. Denah memiliki skala besar — biasanya 1 : 5.000 dan lebih besar, sehingga bangunan, jalan setapak, dan pohon individu terlihat. Peta memiliki skala yang lebih kecil, tetapi cakupan wilayahnya lebih luas — hingga seluruh dunia.
Bagaimana cara menggunakan skala grafis di peta?
Letakkan segmen yang diukur pada skala sehingga ujung kanan jatuh pada tanda bilangan bulat. Ujung kiri akan jatuh pada tanda di sebelah kiri nol, yang dibagi menjadi bagian-bagian kecil — bagian ini digunakan untuk membaca sisa dalam ratusan meter. Jumlah tanda bilangan bulat dan sisanya adalah jaraknya; tidak perlu perhitungan.